Museum Jendral Soedirman

Kabupaten Banyumas

Informasi Umum
 Data diperbarui: Jumat, 27 Maret 2015

Nama Objek : Museum Jendral Soedirman
Lokasi : Terletak di tepi Sungai Logawa Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah
Telp : -

MUSEUM JEND. SOEDIRMAN

 

Monumen ini terdiri dari dua lantai. Pada lantai bawah berisi foto-foto perjuangan Panglima Besar Jenderal Soedirman dalam merebut Yogyakarta kembali sebagai ibukota Indonesia (pada saat itu) dari kolonial Belanda. Pada lantai dua berisi relief sejarah bangsa Indonesia dalam Perang Kemerdekaan 1945 dan Patung Jenderal Soedirman duduk diatas punggung kuda yang terbuat dari perunggu seberat 5,5 ton dengan tinggi 4,5 meter.

 

Berkat keahlian strategi dan kepandaian dalam bernegosiasi dengan penjajah Jepang maka pengambilalihan kekuasanan dari penjajah Jepang kepada para pejuang di Kabupaten Banyumas berjalan tanpa pertumpahan darah. Peristiwa tersebut terjadi pada tanggal 15 Oktober 1945 bertempat di Markas Komando Kesatuan Pertahanan Jawa Tengah di Magelang.

 

Kiprah perjuangan Soedirman di Kabupaten Banyumas sudah dimulai sejak pemerintah mulai merintis terbentuknya ketentaraan negara di Republik Indonesia yang baru berdiri. Pada tanggal 1 s.d 3 September 1945 para bekas perwira PETA, Heiho, Seinendan, KNIL di Kabupaten Banyumas bertemu untuk membicarakan perihal pembentukan Badan Keamanan Rakyat ( BKR ) Banyumas. Pertemuan tersebut diadakan di gedung Yosodarmo di jalan Yosodarmo Purwokerto, dan dipimpin langsung oleh Soedirman.

 

Setelah BKR terbentuk dan Soedirman terpilih sebagai pimpinan umumnya, mereka bermarkas di gedung Landraat yang terletak di sebelah timur alun-alun Purwokerto.Belum lama setelah BKR Kabupaten Banyumas terbentuk , pada tanggal 5 Oktober 1945 Pemerintah Pusat mengeluarkan Dekrit tentang pembentukan Tentara Keamanan Rakyat ( TKR ) , maka para anggota BKR pun mentransformasikan diri menjadi anggota TKR dengan nama kesatuan yang baru yaitu Divisi V TKR dengan komandan Kolonel Soedirman.

 

Taman Rekreasi Pangsar Soedirman yang berlokasi di wilayah Kecamatan Purwokerto Barat, di jalur transportasi utama ke arah Jakarta, dikembangkan sebagai obyek dan daya tarik wisata alternatif di Kabupaten Banyumas. 

Fasilitas yang ada sekarang berupa “Museum Pangsar Soedirman” dimaksudkan sebagai penghormatan terhadap jasa-jasa Pak Dirman, putra bangsa yang mengharumkan nama Banyumas.

 

Disamping sebagai sarana wisata pendidikan dan sejarah, bagi para penggemar burung berkicau dapat menyalurkan hobi mengikuti lomba burung berkicau atau sekadar menyaksikan. Lomba burung berkicau ini sudah menjadi agenda rutin di Monumen Panglima Besar Jenderal Soedirman yang digelar setiap bulan pada minggu keempat.

 


  GALERI

  Komentar Anda


  Saran Kuliner
Abby's House
Jl. Diponegoro 47, Kota Salatiga
Abby's House Salatiga, cafe dan resto dengan aneka pilihan masakan dan minuman spesial terutama kopi dan pancakenya
ULAM SARI
REST AREA PIKK, Jl. Fatmawati No. 161 Lopait, Tuntang, Kabupaten Semarang
Rumah makan spesial ayam kampung goreng dengan sambal korek dan terasi yang lezat
Pemancingan 51 Putriana
Janti, Polanharjo, Klaten, Kabupaten Klaten
Pemancingan yang mengutamakan cita rasa khas masakan, didukung dengan fasilitas gratis seperti kolam renang, menjadikan Pemancingan 51 salah satu pilihan untuk berlibur bersama keluarga

  Saran Akomodasi
Grand Wahid Hotel
Jl. Jendral Sudirman No. 2, Kota Salatiga
Hotel bintang 4 yang terletak di pusat kota Salatiga, dengan kamar yang elegan, dan banyak fasilitas pendukung yang akan memanjakan para tamu yang datang.
Griya Puspita Bonsai
Jl. Raya Lemah Abang KM 3 Bergas Kidul, Bandungan, Kabupaten Semarang
Griya Puspita Bonsai merupakan Convention Hall yang menawarkan suasana yang unik dengan hamparan bonsai yang indah.
Graharu Boutique Hotel
Tingal Wetan RT 05 RW 02, Wanurejo, Mungkid, Kota Magelang
Graharu Boutique Hotel - boutique hotel yang unik dengan nuansa Jawa yang sangat kental