Pantai Celong Mangunsari

Kabupaten Batang

Informasi Umum
 Data diperbarui: Kamis, 21 Januari 2016

Nama Objek : Pantai Celong Mangunsari
Lokasi : Desa Mangunsari, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, Jawa Tengah
Harga Tiket : Rp. 2000,-
Koordinat GPS : -6.914647,109.920572

Sudah berpuluh-puluh tahun, Pantai Celong menjadi ikon pariwisata tradisional. Di Pantai  ini berhampar batuan karang. Ketika sore hari pengunjung dapat menikmati Sunset (matahari terbenam). Tak jauh dari pantai terdapat perkebunan karet dan randu dengan background perbukitan yang indah.

Di tempat ini cocok untuk pengunjung yang ingin melepas penat dengan menikmati semilirnya angin laut pantai utara, jalan-jalan yang tidak terlalu halus, melintasi hutan karet dan mata hinggap di dedaunan.

Beberapa pengunjung menjadikan lokasi ini sebagai tempat hiburan memancing, dengan menyewa kapal boat kecil ke sedikit tengah laut. Sekali-kali menikmati liukan gelombang air laut, atau hanya sekedar memandang ombak saling berlomba menebas pantai melambai. Menikmati suasana sunset yang ranum ciptakan kedamaian senja. Dibandingkan dengan banyak pariwisata di Kabupaten Batang, Pantai Celong yang berada di Desa Mangunsari, Kecamatan Banyu Putih, Kabupaten Batang Jawa Tengah memanglah kurang begitu favorit dikenal, bahkan mungkin oleh sebagian warga di Kabupaten Batang terutama yang tinggal di bagian barat.

Pantai ini memang tidak terlalu menarik untuk dikunjungi, terutama oleh tourist luar kota yang berselera tinggi. Di samping kondisi pantai yang kurang terurus, pengunjung yang mau mengakses ke pantai ini juga harus melewati jalanan yang tidak terlalu representatif sebagai sebuah lokasi wisata. Kanan kiri jalan ke lokasi memang sangat indah dengan hijauan pepohonan karet dan randu, dilatari-belakangi oleh area perbukitan indah. Tetapi kondisi badan jalan akses, bisa membuat pengunjung yang sedianya bermaksud mau menghibur diri, justru menjadi penat dan capek melintasi jalanan berliku dan sedikit terjal-terjal. Apalagi dengan kendaraan roda dua. Belum lagi, mendekati tiba di lokasi wisata ini, sedikit kotoran yang dibiarkan begitu saja melimpah di tepian pantai, sampah di sekitar bibir daratan, ditambah spot-spot peristirahatan juga tidak terawat. Selain itu, kondisi airnya juga kurang jernih, mungkin disebabkan oleh banyaknya sampah-sampah yang “terbuang” di sepanjang garis pantai.

Pantai ini sebenarnya memiliki potensi menjadi ikon wisata favorit di Kabupaten Batang. Namun jika ditata dan dibangun spot-spot di sekitar kawasanpantai ini, sebenarnya bisa menjadi lebih menarik. Tentunya, Pemerintah harus lebih memberi perhatian secara serius dan melibatkan pengembang lokal, serta keharusan melibatkan penduduk setempat untuk pemeliharaannya.

Terdapat sebuah kendala yang kurang menyenangkan, yaitu rel kereta api yang membelah lokasi pantai Celong. Beberapa saat berlalu, rel ini bisa mengurangi suasana istirahat para pengunjung. Suara kereta api lewat membuat suasana menjadi “heboh dan gemuruh”. Sehingga rehabilitasi pantai Celong, juga harus diiringi dengan rehabilitasi “stasiun” kereta apinya juga. Jika tidak, akan menyampaikan “pesan kekacauan” di tengah keindahan pemandangan Laut Jawa.

Untuk keluasan jalan akses ke pantai serta lokasi pantai sendiri juga perlu diperhatikan, mengingat keadaan sekarang ini begitu “sempit” dan kurang terjangkau bus-bus wisata. Bus-bus wisata yang mampu menjangkau Pantai Celong ini, hanya bus-bus angkutan antar kota. Tantangan yang tidak kalah “hebat”, adanya rumah-rumah warga yang merata di “seantero” pantai. Lokasi pantai berdesakan dengan hunian warga, sehingga Pantai Celong seolah bukan pantai wisata, tetapi sebuah desa dengan corak rumah berjajar di pantai. Berbagai kendala di atas, sangat berat untuk dirubah. Tanpa merubah “pesona” perumahan pantai ini, luas pantai sebagai lokasi wisata kurang cukup, dimana membutuhkan spot-spot yang representatif sebagai lokasi wisata unggulan. Ataupun, menjadikan perumahan itu sendiri sebagai bagian dari lokasi wisata.

Di beberapa lokasi di pantai ini, terutama di sebelah barat yang berumput, sering dipergunakan oleh siswa-siswi sekolah sebagai spot perkemahan kecil. Siswa-siswa sekolah pada musim tertentu, menjadikan Pantai Celong ini sebagai lokasi “mistis” untuk perenungan malam dan pencarian hakikat jati diri. Perenungan jati diri dengan iringan hembusan angin malam pantai yang sejuk, di atas rumput hijau dan bebatuan pantai.


  GALERI

  Komentar Anda


  Saran Kuliner
Kampoeng Kopi Banaran
Jl. Raya Bawen-Solo Km.1,5 Kec. Bawen, Kabupaten Semarang
Kampoeng Kopi Banaran Kami adalah One Stop Tourism and Education Service, yang berpusat di Jl. Raya Semarang-Bawen KM 1,5 , Bawen Semarang. Kami memiliki beberapa fasilitas, diantaranya Convention Hall, Indoor dan Outdoor Event Space, Meeting Package
RM CINTA RASA
Jl. Yasmudi No. 27 Muntilan, Kabupaten Magelang
Rumah makan Cinta Rasa, rumah makan di Muntilan yang menyediakan berbagai macam Chinese food, seafood, dan menu lain seperti ayam kampung goreng kremes, bebek goreng / bakar, nasi bakmoy, sop sapi, dan bakso
Ayam Goreng Bu Tatik
Jl. Sarwo Edi Wibowo No. 5 Mertoyudan, Kota Magelang
Restoran ayam goreng bu Tatik, menyediakan menu spesial ayam dan terdapat lesehan, taman, serta berbagai fasilitas lainnya.

  Saran Akomodasi
Laras Asri Resort & Spa
Jl. Jendral Sudirman No. 335, Kota Salatiga
Sebuah resort tradisional yang indah dan nyaman di Salatiga menjadikan Laras Asri Resort & Spa sebuah pilihan terbaik untuk beristirahat dan berlibur.
The Wujil Resort & Conventions
Jl. Soekarno-Hatta Km 25,5 Ungaran, Kabupaten Semarang
Nestled in four hectares of greenery and pure nature and strategically located in the triangle of 3 cities: Semarang, Solo & Yogyakarta, the Wujil Resort & Conventions – managed by TAUZIA Hotel Management offers a natural backdrop which makes it an idea
Griya Puspita Bonsai
Jl. Raya Lemah Abang KM 3 Bergas Kidul, Bandungan, Kabupaten Semarang
Griya Puspita Bonsai merupakan Convention Hall yang menawarkan suasana yang unik dengan hamparan bonsai yang indah.