




ποΈ Di kawasan perbukitan dekat Borobudur, terdapat sebuah bangunan unik yang langsung menarik perhatian sejak pertama kali dilihat. Bentuknya menyerupai ayam raksasa, namun sebenarnya bangunan ini dirancang sebagai burung merpati simbol perdamaian. Tempat tersebut dikenal sebagai Bukit Rhema atau lebih populer dengan nama Gereja Ayam.
πΏ Berada di atas perbukitan Menoreh, destinasi ini menawarkan perpaduan wisata religi, arsitektur unik, panorama alam, hingga suasana reflektif yang cukup berbeda dibanding tempat wisata biasa di Magelang.
πΈ Popularitas Bukit Rhema semakin meningkat setelah muncul dalam film Ada Apa Dengan Cinta 2, terutama pada adegan Rangga dan Cinta menikmati panorama dari mahkota bangunan. Sejak saat itu, tempat ini menjadi salah satu ikon wisata unik di kawasan Borobudur.
π Selain bentuk bangunannya yang ikonik, pengunjung juga dapat menikmati pemandangan perbukitan hijau, sunrise, hingga suasana tenang khas kawasan pedesaan Magelang.
π Bukit Rhema dibangun oleh Daniel Alamsjah pada awal 1990-an setelah ia mengaku mendapatkan visi spiritual untuk membangun rumah doa bagi semua bangsa dan agama.
ποΈ Meski populer dengan nama βGereja Ayamβ, sebenarnya bangunan ini dirancang menyerupai burung merpati sebagai simbol perdamaian dan kasih. Namun karena bentuknya lebih mirip ayam bagi banyak orang, julukan Gereja Ayam akhirnya lebih dikenal wisatawan.
βͺ Tempat ini sejak awal memang tidak dirancang khusus untuk satu agama saja, melainkan sebagai rumah doa yang terbuka untuk siapa pun tanpa memandang latar belakang keyakinan.
ποΈ Pembangunannya sempat terhenti pada tahun 2000 karena kendala biaya dan berbagai faktor lainnya. Namun sejak dibuka kembali sebagai destinasi wisata, Bukit Rhema justru berkembang menjadi salah satu ikon wisata unik di Magelang.
πΆ Untuk mencapai area utama Bukit Rhema, pengunjung perlu berjalan menanjak sekitar 200 meter dari area parkir. Jalurnya cukup nyaman meski terasa menanjak, dan tersedia shuttle bagi pengunjung yang tidak ingin berjalan kaki terlalu jauh.
π Salah satu spot paling favorit tentu berada di bagian mahkota bangunan. Dari area ini, pengunjung dapat menikmati panorama perbukitan Menoreh, area Borobudur, hingga beberapa gunung di sekitar Magelang.
π· Banyak traveler datang khusus untuk menikmati sunrise dan berburu foto dari rooftop Bukit Rhema karena view-nya cukup ikonik dan berbeda dibanding destinasi lain di sekitar Borobudur.
π¨ Di bagian dalam bangunan, pengunjung juga dapat menemukan berbagai ruang refleksi, galeri seni, mural, dan instalasi visual bertema kemanusiaan serta perjalanan spiritual.
β Setelah berkeliling, wisatawan biasanya bersantai di area kedai Bukit Rhema yang menawarkan suasana perbukitan dengan menu tradisional khas Jawa.
π Salah satu hal yang cukup dikenal dari tempat ini adalah singkong goreng khas Bukit Rhema yang sering menjadi favorit pengunjung setelah selesai eksplorasi kawasan wisata.
π Bukit Rhema berada di kawasan Kembanglimus, Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
π£οΈ Lokasinya cukup mudah dijangkau menggunakan kendaraan pribadi maupun rombongan wisata dari Yogyakarta maupun pusat Kota Magelang.
π Dari kawasan Candi Borobudur, perjalanan menuju Bukit Rhema biasanya hanya memerlukan waktu sekitar 15β20 menit.
πΏ Jalur menuju lokasi didominasi area pedesaan dan perbukitan yang membuat perjalanan terasa cukup menyenangkan.
πΏ Kawasan wisata telah dilengkapi area parkir, toilet, shuttle kendaraan, resto, area kuliner, toko suvenir, dan beberapa spot istirahat pengunjung.
π Suasana kawasan terasa cukup tenang dengan udara sejuk khas perbukitan Menoreh.
π· Banyak area di sekitar bangunan yang cukup menarik untuk fotografi karena memiliki kombinasi arsitektur unik dan panorama alam.
π¨βπ©βπ§ Tempat ini cukup cocok untuk wisata keluarga, short escape, maupun wisata budaya dan spiritual.
ποΈ Karakter bangunan yang unik membuat Bukit Rhema menjadi salah satu destinasi paling ikonik dan berbeda di Jawa Tengah.
ποΈ Sebenarnya bangunan ini dirancang menyerupai burung merpati sebagai simbol perdamaian, namun banyak orang menganggap bentuknya lebih mirip ayam sehingga dikenal sebagai Gereja Ayam.
π Tidak. Selain wisata spiritual, tempat ini juga populer untuk fotografi, menikmati panorama sunrise, wisata budaya, dan short escape santai di kawasan Borobudur.
Belum ada ulasan untuk tempat ini.